Trip to SABANG -part 1

Niat jalan jalan ke sabang muncul karena saya melihat promo Airasia rute baru, salah satunya Pku-Medan dan Medan-Aceh. Waktu itu saya lihat harganya Pku-Medan 139000 dan Medan-Aceh 99000. Begitu juga dengan harga sebaliknya. Akhirnya saya ajak teman-teman kerja saya dengan memberikan estimasi biaya dan objek wisata apa saja yg bisa dikunjungi di Sabang. Estimasi biayanya adalah 1,5juta, rinciannya akan saya ceritakan nanti.
Akhirnya setelah memberikan promosi ke teman teman dapatlah 6 orang yang berminat, 1 cewek dan 5 cowok.
Kami membuat rincian biaya lebih detail dan kemudian book tiketnya sesegera mungkin supaya harga belum berubah. Karena Airasia ini tidak ada rute Pku-Aceh secara langsung ataupun connecting, kami harus membeli 4 flight: Pku-Mes, Mes-Btj; Btj-Mes; Mes-Pku. Dan booking keempat flight ini harus mengambil biaya bagasi juga, maka total harga tiket kami include bagasi adalah 656000. Lumayaaaann 🙂
Kami ambil hari dimana ada tanggal merahnya sehingga mengurangi cuti yang harus kami ambil. Akhirnya kami berangkat tanggal 24 Jan ke Medan, 25 ke Aceh, 28 pulang dari Aceh ke Medan, dan 29 pulang ke Pku. Kami harus stay masing masing 1 hari di Medan untuk berangkat dan perginya karena jadwal flightnya tidak pas. Akhirnya kami harus mengeluarkan biaya tambahan tak terduga sebagai biaya jalan jalan di Medan (selain hotel. Karena kami sudah est biaya hotel di Medan).
image

Pada tanggal 24 Jan kami berangkat ke Medan langsung menuju hotel Residence yang suda dibook seminggu sebelumnya. Kami book 1 kamar ekonomi (60ribu) dan 1 kamar standar (90ribu). Kami book via website. Tetapi tyt hotel ini tidak profesional sama sekali. Setibanya kami sampai disini, kami ditolak menginap di kamar tersebut karena sudah full dan tidak diperuntukkan untuk local. Padahal sudah jelas kami book via website dan mendapat konfirmasi daru resepsionisnya. Setelah berdebat dengan resepsionis, akhirnya kami dapat 2 kamar standar untuk 1 cewek (saya sendiri) dan 3 cowok. Tapi hotel ini SANGAT TIDAK RECOMMENDED. Selain karena pelayanannya yang tidak profesional, kamarnya juga kotor dan horor. Dengan harga 90ribu, kamar difasilitasi double bed, fan di langit langit, tv, dan kamar mandi (wc jongkok dan air dari ember kecil). Lampunya redup, tv rusak, colokan cuma 1 (colokan tv) dan wcnya kotor sekali. Yang sangat mengganggu adalah bunyi pintu dibanting yang terdengar sekitar setiap 5 menit. Saya tidur sendiri, dan hari itu adalah malam Jumat, dan saya masuk kamar pukul 12 malam, dan tv rusak, dan lampu redup, saya tidak bisa tidur sampai pagi. Saya hanya tidur jam 3-4 dan terbangun lagi. Soooo JUST FIND ANOTHER PLACE TO STAY IN MEDAN.
Sekarang saya masih di hotel ini di dinning room. Menunggu teman teman saya bangun dan kami akan berangkat ke Aceh dengan pesawat pukul 11. Wish we’ll have a great journey and I can sleep well tonight..

Posted from WordPress for Android

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s