All is Paid

This morning was an opening ceremony of new semester. Nothing’s special. All was about speech in Norsk. Saking ga ngertinya apa yang diomongin dan saking boringnya, tau2 saya nglamun dan berpikir “Saya harus bersyukur karena saya bisa dengar bahasa aneh ini”. Siapa sangka saya akhirnya terdampar di negara dekat kutub utara yang bahasanya “aneh”. Bukannya lebih enak kalau datang ke negara yang bahasanya lebih familiar buat kita? Misalnya UK, Italy, atau bahkan Prancis yang at least tau2 dikit lah. Tapi itu uda biasa dan umum. Why don’t I try a fully “stranger” country? Sekalian jauh, sekalian ga ngerti bahasanya.wkwk.

Bersyukur banget.. All is paid. Kerja keras tiap malam browsing2 dan nyusun2 lamaran setiap pulang kantor, minta2 surat rekomendasi, les inggris prepare IELTS (biarpun agak g jelas), ambil tes IELTS twice (you don’t say how expensive it was), ngirim2 lamaran ke luar negri yang ongkos sekali kirimnya aduhai mahal sekali, dan ke(tidak)sabaran akan penolakan tiap kampus buat ngasi beasiswa *ooohhh pity me, I’m a begger of money 😀

Dan jeng jeng, tau2 dikasi beasiswa sama Norway. Biarpun univnya dan jurusannya “out of my target” tapi ya sudah lah, emang cuma bisanya segini doang, mau gimana lagi. I tried. All my hard working in university application is paid with this scholarship and I need to pay this scholarship with good grades, good friends, good summer job, and good job (amin). Never waste this chance. This is like once in my life time.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s