Lada dan Ketumbar KW

Hebohnya lada dan ketumbar KW bikin saya penasaran (‘KW’ is not the right word, imo). Pemrosesan lada dan ketumbar yang menggunakan H2O2 dan NaHCO3/baking soda bikin heboh media (dan masyarakat). Saya penasarannya ’emang salah pake H2O2 dan baking soda buat makanan?’

H2O2 sangat reaktif dan langsung ter-break down jadi O2 dan air setelah kontak dengan cahaya dan kontaminan. Emang salah dengan kita makan O2 dan air? Terlebih lagi, H2O2 bisa digunakan untuk health treatment dengan cara ingestion ataupun dengan cara dioles, dengan catatan dilakukan pengenceran terlebih dahulu. H2O2 juga biasa digunakan sebagai bleaching agent dalam pemrosesan gandum di US, Canada, dan New Zealand. Selain itu, mungkin ada H2O2 yang tertinggal di lada atau ketumbar (belum terbreakdown jadi O2 dan air). Lada dan ketumbar yang dimasak akan benar2 cooked off atau hilang (jadi O2 dan air). Konsumsi lada dan ketumbar tanpa dimasak biasanya hanya dalam jumlah sangat kecil dan tidak berbahaya. So, apa salahnya menggunakan H2O2 untuk makanan? Salahnya adalah… Apakah H2O2 yang digunakan itu food grade? H2O2 food grade adalah yang murni. Sedangkan H2O2 non food grade mengandung kontaminan yang berfungsi sebagai stabilizer. Media harusnya menggarisbawahi apakah H2O2 yang digunakan food grade atau bukan, bukannya menampilkan bahaya2 H2O2. Bahaya2 yang ditampilkan di TV itu adalah bahaya dalam penanganan H2O2 yang sangat tidak stabil (bisa menyebabkan luka bakar) dan bahaya konsumsi H2O2 tanpa pengenceran. I feel like media do pembodohan masal, they don’t educate people.

Kemudian mengenai NaHCO3 atau baking soda. I’ve consumed it a lot. Apalagi waktu di Norway saat hampir tiap hari saya bikin kue. Baking soda memang hanya boleh dikonsumsi dalam dosis tertentu (seperti MSG, gula, garam). Memasukkan baking soda ke dalam makanan akan membuat lidah mati rasa. Kue tanpa baking soda akan lebih tasty dibandingkan dengan menggunakan baking soda. Tapi baking soda sendiri tidak dilarang untuk makanan.

Menurut saya, yang salah adalah bukan produksi lada dan ketumbar KW yang berbahaya bagi kesehatan, seperti kata media. Yang salah ada pencampuran makanannya. It’s like when you want to buy 100 grams of pepper, you’ll get 80 grams of pepper and 20 grams of NaHCO3 instead (the H2O2 is broken down).

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s